Mattia De Sciglio: Mimpi Saya Jadi Kenyataan

Mattia De Sciglio mengaku mimpinya jadi kenyataan saat ia bermain di stadion paling terkenal di dunia, Stadion Maracana. Bek berusia 20 tahun itu menjadi starter saat Italia mengalahkan Meksiko di partai perdana Azzurri di Piala Konfederasi 2013, Senin [17/6] dini hari tadi.

"Itu adalah sebuah mimpi yang jadi kenyataan untuk bermain di stadion paling terkenal di dunia. Tidak semua orang pernah merasakannya," kata De Sciglio kepada Rai Sport.
"Segalanya berjalan baik dan pada laga terakhir kami agak kelelahan, namun kami tahu kami memiliki waktu empat hari untuk mengembalikan level kebugaran kami," ujarnya.

"Kami menjalani pertandingan ini dengan baik sejak awal dan hasilnya seperti yang kami inginkan. Saat jeda [kedudukan 1-1] kami cuma diberitahu untuk terus bermain seperti ini. Jika kami terus bermain seperti itu maka kami akan menang," kata bek AC Milan itu.

Ronaldo: Sedikit Telat, tapi Barca Bagus untuk Neymar

Karena bisa meningkatkan kemampuan, Neymar dianggap sudah tepat pindah ke Barcelona. Namun hal tersebut sedikit terlambat dilakukan oleh pesepakbola muda Brasil itu.

Setelah empat musim membela Santos, Neymar pada penghujung Mei lalu akhirnya resmi bergabung dengan Barcelona. Dia datang ke Camp Nou setelah melewati proses negosiasi yang panjang dan melibatkan uang sekitar 57 juta euro.
Kepergian Neymar dari Brasil ke Barcelona dapat dukungan dari Pele. Kini pernyataan serupa terlontar dari Ronaldo, yang menyebut Neymar bisa banyak belajar di Camp Nou bersama banyak pemain bintang yang ada di sana, meski kepindahan tersebut dirasa sudah agak terlambat.

"Dia sudah benar meninggalkan Brasil, (tapi) kalau saya akan pergi lebih cepat lagi," sahut Ronaldo dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, seperti diberitakan Marca.

"Saya sudah katakan sejak dua tahun lalu kalau dia butuh pergi dan berkembang di Eropa. Faktanya, perkembangan yang dia tunjukkan sedikit melambat dalam setahun terakhir, dia tidak berkembang seperti yang seharusnya dia bisa berkembang," lanjut mantan pemain Inter Milan, Real Madrid dan Barcelona itu.

"Dia harus bergabung dengan klub besar. Dia memilih Barcelona, yang merupakan terbesar di Eropa. Itu akan bagus untuk perkembangannya sebagai seorang pesepakbola," lanjut Ronaldo lagi.

Diundur, BASRI Garansi Diego Maradona Tetap Datang

Ketua umum Badan Sepakbola Rakyat Indonesia (BASRI) Eddy Sofyan menjamin Diego Maradona akan tetap mengunjungi Indonesia setelah mengalami pengunduran hingga sepuluh hari.

BASRI telah mengundur jadwal kedatangan Maradona akibat ketidaksiapan mereka sebagai panitia. Ketidaksiapan itu berdasar hasil evaluasi usai menggelar jumpa wartawan pada 13 Juni mengenai kedatangan Maradona.
Berdasarkan penjadwalan ulang yang sudah disepakati, Eddy mengklaim Maradona bakal datang pada 29 Juni. Menurut Eddy, manajemen Maradona sudah bersedia mengundurkan jadwal sesuai permintaan BASRI.

“Kami sebagai promotor yang mendatangkan Diego Maradona ke Indonesia memohon maaf yang sebesar-besarnya atas masalah ini. Tapi bisa dipastikan sang legenda akan datang ke Indonesia pada tanggal tersebut [29/6],” ujar Eddy.

“Kami melakukan evaluasi usai mengadakan jumpa pers di Jakarta 13 Juni lalu. Kami melihat persiapan panitia di empat kota belum mencapai 100 persen.”

“Kami mendatangkan legenda dunia, harus maksimal. Untuk itu, kami sudah meminta manajemen untuk mengundurkan kedatangannya. Sabtu kemarin [15/6], pukul 12.00 WIB, kami sudah mendapatkan lampu hijau dari pihak manajemen Maradona.”

“Bagi para peserta yang sudah mendaftarkan diri, secara otomatis tetap menjadi peserta [di rangkaian kegiatan Maradona].”

Mauricio Isla Akui Mungkin Ke FC Internazionale

Mauricio Isla tak memungkiri bahwa ia mungkin bergabung dengan FC Internazionale setelah menjalani musim debut mengecewakan di Juventus.

Bek sayap yang juga bisa tampil sebagai gelandang itu digaet La Fidanzata d'Italia dari Udinese tahun lalu dengan kesepakatan kepemilikan bersama dari Udinese. Sayang, karena gangguan cedera, Isla cuma bisa mengumpulkan 16 penampilan di seluruh ajang bersama tim besutan Antonio Conte musim lalu.
Belakangan berkembang kabar bahwa Inter ingin memboyongnya di mercato kali ini. Sang pemain mengonfirmasikan kebenaran berita tersebut.

"Saya ke Inter? Agen saya sedang memikirkan tentang mengatur masa depan saya di sana," ungkap Isla kepada Prensa Futbol.

"Sejauh ini saya hanya tahu bahwa Juventus dan Udinese sedang berunding. Kita akan melihat hasilnya dalam beberapa hari ke depan."

Lebih lanjut, pemain 25 tahun ini juga mengemukakan harapan untuk melakoni kampanye lebih baik di musim mendatang.

"Saya berharap tahun ini akan berbeda untuk saya. Saya banyak menderita musim lalu karena cedera dan saya tak sering bermain."

"Saya hanya tertarik bermain lebih sering dan kembali ke permainan," papar Isla.

Tottenham Hotspur Sasar Erik Lamela

Seperti diberitakan Sunday Telegraph, Tottenham Hotspur menyusul jejak Manchester United dan Manchester City memburu bintang muda AS Roma, Erik Lamela.

Youngster Argentina 21 tahun itu kabarnya memikat duo Manchester menyusul penampilan menawan musim lalu lewat torehan 15 gol dari 33 partai Serie A.
Kini, Tottenham siap meramaikan persaingan berbekal koneksi kuat Franco Baldini, eks direktur I Lupi yang hampir pasti merapat ke White Hart Lane, dengan kubu Olimpico.

Belum diketahui berapa kira-kira banderol Roma untuk pemain yang mereka beli seharga €12 juta dari River Plate dua tahun silam itu.

Spurs juga mungkin menemui kendala dalam upaya mereka karena pelatih baru Rudi Garcia diyakini bakal keberatan melego salah satu talenta paling menjanjikan di timnya.

Agen: Napoli Minati Maxime Gonalons

Kabar bahwa Napoli menaruh minat pada Maxime Gonalons benar adanya, demikian konfirmasi agen gelandang Olympique Lyon itu, Frederic Guerra.

Gonalons masuk daftar bidikan bos baru I Partenopei, Rafa Benitez, yang terpukau dengan penampilannya bersama Les Gones.

Musim lalu pemain 24 tahun itu mengumpulkan 35 partai Ligue 1 dan mengemas tiga gol untuk membawa tim duduk di urutan ketiga klasemen akhir.
"Itu benar, Napoli termasuk di antara klub yang telah menelepon saya, tapi saat ini saya tak bisa mengatakan kepada Anda apakah si pemain tertarik untuk pindah," ungkap Guerra kepada Le Parisien.

"Itu karena kami belum mendiskusikannya. Kami akan membicarakan segala sesuatunya ketika dia kembali dari liburan musim panas."

Di samping Napoli, Arsenal juga dikabarkan tertarik mendatangkan Gonalons.

Heynckes Tak Akan Melatih Lagi

Bayern Munich menjadi tim terakhir yang dilatih Jupp Heynckes. Usai memberi Die Roten tiga gelar di musim yang baru saja tuntas, dia akhirnya memilih memasuki periode pensiun.

Dengan kontrak yang habis di musim panas 2013 ini, Heynckes tak dapat dealbaru dari Bayern. Klub Bavaria itu sudah sejak awal tahun sudah menunjuk Josep Guardiola sebagai bos baru buat Bastian Schweinsteiger dkk.
Setelah mengantar Bayern meraih treble winners, pria 68 tahun itu mengindikasikan kalau dirinya masih akan melatih lagi, meski tidak dalam waktu dekat. Namun dalam wawancara terbarunya dengan Majalah Spiegel, Heynckes menyebut kalau dia sudah menjalani 'perpisahan yang sangat berharga'.

"Saya tidak menyukai akhir dari sesuatu, tapi saya bisa pastikan kalau saya tidak berniat melatih lagi. Saya sudah menjalani perpisahan yang berharga," sahut Heynckes pada Spiegel, seperti diberitakan rte.

"Itu keputusan yang tepat untuk mengganti generasi. Bayern harus mengejarnya (Guardiola). Jika Bayern tidak mendapatkan pengganti memadai, maka saya akan bisa melakukan pembicaraan lagi (memperpanjang kontrak), tapi saya memilih kondisinya berjalan seperti sekarang ini," lanjut pelatih kelahiran Moenchengladbach, 9 Mei 1945 itu.

Heynckes memulai karir melatihnya sebagai asisten di Moenchengladbach pada 1979, dia kemudian naik jadi pelatih utama di klub tersebut dan bertahan hingga 10 tahun kemudian. Dia kemudian menjadi pelatih di banyak klub berbeda, di antaranya, Athletic Bilbao (dua kali), Eintracht Frankfurt, Tenerife, Real Madrid, Benfica, Schalke 04, Bayern Munich (interim), Bayer Leverkusen, Bayern Munich (tiga kali, satu sebagai interim).

Selain trofi-trofi yang didapat bersama Bayern, Heynckes juga meraih gelar juara Liga Champions dan Piala Super Spanyol bersama Madrid serta dua kali mengantar Schalke 04 memenangi Piala Intertoto.

Cesare Prandelli Waspadai Meksiko

Meksiko akan jadi lawan pertama Italia pada ajang Piala Konfederasi 2013 di Stadion Maracana, Minggu (16/6) waktu setempat. Meski diunggulkan, Pelatih Italia Cesare Prandelli menyebutkan bila Meksiko merupakan lawan yang berkualitas.

“Meksiko memiliki kualitas merata di setiap lini. Namun Italia akan tampil habis-habisan. Siapa yang mendominasi penguasaan bola bisa jadi pemenang,” jelas Prandelli, seperti dikutipFootball-Italia.
“Meksiko kuat dan mengandalkan kombinasi kecepatan dan teknik. Mereka jelas tak datang ke sini untuk main-main,”
Prandelli optimis anak asuhnya bakal meraih tiga poin di partai pertama ini. “Kami yakin akan meraih tiga poin dan bermain baik. Kami sadar mereka bukan lawan mudah”.

Italia masuk di Grup A bersama Brasil, Jepang dan Meksiko. Pada pertandingan pertama, Brasil unggul atas Jepang 3-0.

Wesley Sneijder Enggan Ke Chelsea

Gelandang Galatasaray Wesley Sneijder mementahkan kabar yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Chelsea, dan berkata bahwa ia bahagia untuk terus bersama klub yang kini ia bela.

Pria berusia 29 tahun itu merapat ke Galatasaray pada Januari 2013, dengan mencetak tiga gol sebagaimana Cimbom mengklaim gelar Liga Super Turki.
Beberapa laporan terakhir mengaitkan pria Belanda itu dengan kepindahan ke Stamford Bridge untuk bereuni dengan mantan manajer Jose Mourinho, namun Sneijder mementahkan kabar tersebut.

“Saya punya hubungan yang spesial dengan Jose Mourinho dan menikmati kerja bersamanya, namun saya tidak bisa meninggalkan Galatasaray secara tiba-tiba, juga karena fans yang sangat saya kagumi,” kata Sneijder kepada Miliyet.

“Saya paling tidak ingin bermain sampai Januari dan membantu tim saya. Saya begitu cinta dengan Istanbul.”

Jesus Navas Bisa Sukses Di Manchester City

Direktur olahraga Manchester City Txiki Begiristain meyakini Jesus Navas sudah siap menghadapi tantangan yang ada di depan mata setelah bergabung dengan The Citizen pada musim panas ini.

Navas meninggalkan Sevilla untuk mencoba peruntungan di Liga Primer Inggris. Navas sempat mengalami rindu kampung halaman ketika berkarir di luar Spanyol. Namun pemain berusia 27 tahun ini mengaku sudah siap.
“Saya tidak inginkan menjadi apa pun, tapi langsung kepada dia ketika kami pertama kali berbicara,” ujar Begiristain dilansir Sky Sports.

“Saya bilang ke dia tentang hujan, dan saya bilang ke dia tentang pentingnya belajar bahasa Inggris.”

“Saya bilang ke dia rasanya jauh dari rumah. Saya tidak mungkin menggambarkan gambaran lebih buruk. Saya harus yakin.”

“Tapi tentang semuanya yang saya bilang, direspon sama – lebih menarik dan antusias menghadapi tantangan.”

“Dia merupakan hadiah bagi kami. Dia akan memberikan sesuatu yang tidak kami miliki.”

Meksiko Khawatirkan Ancaman Andrea Pirlo

Pelatih timnas Meksiko Jose Manuel de la Torre yakin gelandang Italia NAdrea Pirlo menjadi pemain yang harus dihentikan pergerakannya jika ingin meraih kemenangan ketika kedua tim bertemu di pertandingan Piala Konfederasi di Brasil, Senin (17/6) dini hari WIB.

De la Torre mengaku khawatir dengan ancaman Pirlo, yang diyakini ingin meraih kemenangan bersama tim di penampilannya ke-100.
"Pirlo membuat timnya bermain," ujar De la Torre dalam sebuah konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (15/6).

"Ia adalah pemain yang penting, seperti [Mario] Balotelli. Tapi, mereka butuh pemain-pemain lain agar tim bisa bekerja. Kami harus konsentrasi melihat pergerakan mereka agar bisa menghentikan pola permainan mreka."

De la Torre menyebut Azzurri kini menjadi lebih menampilkan permainan menyerang. Namun, ia yakin kondisi itu justru menguntungkan timnya.

"Kadang mereka memberi Anda begitu banyak ruang, tapi itu juga tergantung pada kami, bagaimana kami bergerak, bagaimana kami mengatasi lawan, dan menekan ke depan," ujarnya lagi.

No Gattuso Beri Saran Mario Balotelli

Emosionalnya Mario Balotelli mencuri perhatian mantan pemain yang juga terkenal dengan temperamen kerasnya, Rino Gattuso.

Pria yang kini menangani Palermo itu memberikan saran kepada Balotelli untuk tidak mudah terpancing dengan provokasi pemain lawan.
"Mario harus menghitung sampai 30 sebelum bereaksi, karena jika tidak orang lain akan memaksimalkan kelemahannya itu," ujar Gattuso.

Gattuso juga memuji keputusan manajemen Milan untuk tetap mempertahankan Massimiliano Allegri.

"Milan sudah berkembang dengan cukup baik dan mereka membuat keputusan yang tepat memastikan Allegri sebagai pelatih," tegasnya.